METRO–(Hariantempo.com) Pemkot Metro melalui Disdikbud laksanakan giat Generasi Metro Cemerlang (Gemerlang) salah satunya adalah Tahfidz Al-Qur’an yang diikuti oleh ratusan pelajar se – Kota Metro, di Gedung Sessat Agung Bumi Sai Wawai, Senin (01/08/2022).

Walikota Metro Wahdi Siradjuddin menyampaikan, bahwa pada hari ini pihaknya menyelenggarakan kegiatan Gemerlang Tahfidz Qur’an.

“Alhamdulillah pada hari ini bertepatan di tahun baru Hijriah kita menyelenggarakan kegiatan Tahfidz Qur’an yang diikuti kurang lebih 1200 pelajar dari jenjang PAUD hingga SMA/SMK,”ujarnya.

Lanjutnya, bahwa tadi juga sudah dilakukan muraja’ah beberapa ayat suci Al-Qur’an, mulai dari beberapa ayat Surah Al-Baqarah, Surah An-Naba’, Ar-Rahman. Kemudian dirinya tadi menyimak makhraj tajwidnya baik.

Dirinya juga mengatakan, bahwa kegiatan ini adalah salah satu upaya Pemerintah Kota Metro untuk mempersiapkan akhlakul karimah bagi anak-anak di Kota Metro.

Ini adalah satu keinginan untuk mempersiapkan anak-anak khususnya di Kota Metro kedepannya InsyaAllah berakhlakul karimah, baik itu dari agama apapun juga.

Ditempat yang sama, Asisten III Pemerintah Provinsi Lampung Mustakim mengatakan, bahwa pihaknya mengapresiasi atas program kegiatan Pemerintah Kota Metro yang diadakan pada hari ini.

“Kegiatan ini sangat luar biasa, ini adalah program pak walikota yang harus di kembangkan. Mudah-mudahan kegiatan Tahfidz Al-Quran ini bukan hanya seremonial saja, tetapi bisa berjalan di masyarakat,” katanya.

Dia menambahkan, dengan adanya kegiatan seperti ini, masyarakat dapat mengamalkan Al-Quran dan Hadist. Semoga dengan adanya kegiatan seperti ini, masyarakat dapat mengamalkan Al-Quran dan Hadist. Sehingga kehidupan masyarakat khususnya di Kota Metro mejadi baik dan menjadi lebih tenang dalam menjalankan ibadah.

Sementara Kadisdikbud Kota Metro Suwandi usai kegiatan menjelaskan, bahwa pada tahun lalu Walikota Metro telah menerbitkan Surat Edaran yang isinya di setiap satuan pendidikan harus melaksanakan kegiatan mempelajari Kitab suci dan bukan hanya Al Qur’an saja.

“Jadi setiap 30 menit sebelum dimulai pelajaran dimulai di satuan pendidikan, para pelajar diharuskan laksanakan kegiatan mengaji,”ujarnya.

Seperti halnya hari ini, ternyata di setiap satuan pendidikan telah melaksanakan hal seperti itu. Dimulai dari jenjang PAUD sampai dengan tingkat SLTA meskipun SLTA tidak dibawah naungan Pemkot lagi.

“Kali ini yang mengikuti Gemerlang Tahfidz Al Qur’an baru diikuti 1200 peserta, dan harapan kedepannya mencapai lima ribuan peserta,”pungkas. (Red)

Reporter: Agung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.