Diduga Palsukan Tanda Tangan, Ini yang dikatakan Bendahara SDN.Kadujangkung 2 Pandeglang

 

Pandeglang, Hariantempo.com-Berdasarkan hasil informasi melalui voice mail terhadap media Hariantempo.com,Syahroni Spd menceritakan keluhan nya selama 2th menjabat bendahara BOS (Bantuan Operasional Sekolah ) di SDN.Kadujangkung2 Kecamatan Mekarjaya Kabupaten Pandeglang Banten yang syarat dengan ada nya dugaan manipulasi data serta pemalsuan tanda tangan yang dilakukan oleh kepala sekolah di SD tempat ia mengabdi selama ini.(28/4/2021)

Setelah dilakukan pertemuan pada tanggal 26/4 dengan awak media,ia menceritakan awal mula kejadian 2th silam
tentang kinerja kepala sekolah nya yang menurut nya banyak menyalahi aturan yang ditetapkan oleh pemerintah.

“Saya guru pns,sudah 2th ini saya ditunjuk sebagai bendahara BOS ber SK oleh kepala sekolah saya.Tapi saya tidak pernah mengerjakan apa-apa.
Yang berkaitan kepengurusan Dokument,pengerjaan dan lain sebagai nya itu diserahkan oleh kepala sekolah terhadap guru lain yg honor tanpa melibatkan saya sebagai bendahara yg di beri SK oleh nya.padahal,sebelum ke sekolah itu saya beberapa tahun sudah menjadi bendahara BOS di sekolah lain” jelas nya.

“Permasalahan nya,ketika ada yang sifat nya berkaitan tentang penanda tanganan baik itu laporan,pencairan dana Bos yang harus ditanda tangani oleh bendahara saya tidak pernah dilibatkan.Dan itu semua sah.mungkin ada yang memalsukan tanda tangan saya” tukas nya.

“Pernah dulu kepala sekolah meminjam KTP saya , mungkin untuk pencairan dana harus memakai ktp asli.Dan itu sampai sekarang belum dikembalikan walaupun sudah berulang kali di pinta” tutup nya.

Ketika hal ini dikonfirmasi awak media kepada Kepsek SDN kadujangkung 2 via wa,ia memaparkan “Sebelum bp melangkah , pertemukan dulu saya selaku kepala sekolah dengan guru yang memberikan impormasi kepada bp. Kalau memang bp mencari kebenaran..tdk memihak kesepihak” jelas nya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang ,H.Taufik Hidayat memberikan keterangan ketika hal ini disampaikan melalui telepon seluler nya.

“Terimakasi info nya,
saya akan panggil kepsek nya” jelas nya singkat pada media.

“Patut di curigai,apa lagi ini menyangkut soal anggaran yang di gelontorkan oleh pemerintah,ketika dari awal teknis nya seperti itu,hingga pencairan yg tidak melibatkan tanda tangan bendahara yang memang telah menjadi tugas nya,hingga perlu di kaji soal pelaksanaan penggunaan anggaran dana tersebut,serta hal lain nya yg menyangkut tentang Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di sekolah itu “ujar salah satu pemerhati bidang pendidikan yang minta nama nya di rahasiakan.

Reporter : yona.s

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.