Bravo..Satreskrim Polresta Siantar,Berhasil Mengungkap Kasus Pembakaran Rumah Wartawan.

 

Harian Tempo.com
Pematangsiantar Sumut.Bertempat di Mako Polresta pematang Siantar,jalan sudirman, kecamatan siantar barat,Rabu (28/7/2021), pukul 16.30 WIB, Kapolresta Pematang Siantar AKBP Boy Sutan Binanga Siregar SIK memimpin pres release pengungkapan kasus pembakaran rumah Wartawan Media Online,Bamby Lubis (40) yang terjadi pada Sabtu (29/5/2021). Kapolres didampingi oleh Kanit 1 Jahtanras Ipda Moses Butar-butar dan Kanit Ekonomi Aipda Bolon Situngkir.

Penyidik unit Sat Reskrim Polres Pematangsiantar telah menetapkan 6 orang tersangka pembakar rumah Bamby lubis yang berada di Jalan Jorlang Hataran, Kelurahan Simarito, Kecamatan Siantar Barat

AKBP Boy Sutan Binanga Siregar, SIK menyampaikan bahwa keenam orang tersangka adalah: Lulus Akbar Harahap (30), Rony Paty Syahrani (43), Muhammad Juanda Saragih (34), Muhammad Safii (27), Fauzi Aldino (34). ketiganya warga Jalan Medan, Kelurahan Nagapitu,Kecamatan Siantar Martoba serta Umar Harahap, warga Jalan Tanah Jawa, Gg Puri, Kelurahan Melayu, Kecamatan Siantar Utara.Umar Harahap dinyatakan sebagai aktor dan dalang dari pembakaran rumah bamby lubis.

Kapolres Pematangsiantar mengatakan, awalnya pada Kamis (27/5) lalu sekira jam 17.15 WIB, tersangka Rony Paty Syahrani bersama dengan Muhammad Juanda Saragih, Lulus Akbar Harahap, Umar Harahap, Noni, Dinda, May berkumpul di Siantar hotel kamar nomor 129.Umar Harahap mengatakan agar memukuli Bamby dengan menjanjikan bayaran uang sebesar Rp 5 juta.

Berdasarkan hasil penyelidikan aparat kepolisian,motif pembakaran rumah karna unsur sakit hati. Sebab Bamby Lubis sering menuduhkan hal yang tidak-tidak terhadap para pelaku lewat beberapa pemberitaan.Menurut pihak Polresta Siantar ada 12 orang saksi yang dimintai keterangan sehingga kasus ini bisa terungkap.para pelaku berjumlah 8 orang. 6 orang sudah diamankan sementara 2 orang lagi yakni Eko dan
iwan statusnya masih DPO sat Reskrim Polres Pematangsiantar.

Tim Penyidik juga telah menyita barang bukti berupa 2 buah bingkai gorden, 1 helai kain gorden yang terbakar, botol aqua, sepasang sandal warna biru, bingkai kaca, mobil Toyota Agya BK 1789 WR, sepeda motor Yamaha VVixio, dan selembar screen shot pesan WhatsApp milik Umar Harahap berisi nada ancaman kepada Bamby Lubis dan barang bukti lainnya.

Dalam kesempatan ini Kapolresta AKBP Boy Sutan Binanga Siregar, SIK mengatakan kepada wartawan,Untuk para tersangka ini; yang 5 orang pelaku kami jerat Pasal 187 Yo Pasal 55, 56 KUHP. Sedangkan untuk Umar Harahap dipersangkahkan Pasal 187 Yo Pasal 55, 56, atau Pasal 335 ayat (1) KUHP dengan Ancaman Hukuman 15 (lima belas) tahun penjara tentang perbuatan pembakaran dan pengancaman. Memang antara korban dengan para pelaku sudah berdamai. Namun demikian kasus pembakaran ini semata-mata tidak bisa langsung dihentikan. Karena masih ada 2 orang pelaku yang belum tertangkap. Masih buron”, tandas Boy.

Bisa saja berdamai.Tapi ini kasus ini bukan delik aduan dan semata-mata bisa dicabut walaupun sudah membuat surat permohonan pencabutan pelaporan, ucap Kapolresta.

Reporter Robert HD Girsang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.