Dengan modus mengaku sebagi pendamping PKH dari kabupaten pelaku berhasil bawa kabur uang dari korbannya

 

Lebak,hariantempo.com-salah satu warga kampung Citeureup desa Cihara kecamatan Cihara kabupaten Lebak provinsi Banten,

Titin warga kampung Citereup, mengaku mengalami penipuan uang sejumlah 860 ribu rupiah yang berhasil di bawa kabur pelaku degan modus sebagai petugas pendamping keluarga Harapan PKH dari kabupaten Lebak.

Kejadian bermula saat korban didatangi oleh pelaku satu orang yang mengunakan sepeda motor PCX bernomor polisi A 6640 warna merah pada hari Kamis, Kemudian oknum tersebut mengaku sebagai petugas PKH dari kabupaten dengan menunjukan data data yang mendapatkan atau menerima PKH ,untuk meyakinkan korban dan meyakinkan KPM bisa mempercepat pencairan dana PKH, pelakupun Juga mengaku bisa memasukan warga lainnya ke program PKH

“Ya oknum tersebut mengaku bisa mempercepat pencarian dan juga bisa memasukan warga lainnya menjadi KPM( keluarga penerima manfaat )dalam program PKH Dan akan segera mencairkannya.

Pelakupun menjanjikan esok harinya akan datang lagi untuk menemui Titin pada pukul 09 wib dan keesokan hari nya benar dihari Jum’at pada pukul 09 wib datang lagi dan memaksa Titin untuk dibawa ke Bank BRI untuk pencairan dana.namun suami Titin mulai curiga dengan keadaan yang dialami keluarga nya.sontak mempertanyakan Kartu tanda penduduk KTP namun pelaku tidak memberikannya.dan pelaku langsung pergi meninggalkannya.

Ditempat terpisah Suwardi selaku pendamping PKH mengatakan kepada awak media.

Kami dari pendamping sudah pernah menyebarkan Himbau ke grup grup dan kepada keluarga penerima manfaat KPM.bahwa pendamping PKH tidak pernah melakukan hal seperti itu.itu murni modus penipuan yang di lakukan oleh oknum oknum yang tidak bertanggung jawab.tandesnya

Reporter; (sumantri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.