Warga masyarakat desa Girimukti minta pelaku pelecehan seksual segera ditangkap dan dijebebloskan kedalam penjara

 

Lebak- Hariantempo.com,Gadis belia SK 16 thn  yang baru lulus SMP yang beralamat di kampung Cinangka  Desa Girimukti Kecamatan Cilograng Kabupaten Lebak Banten.

mengaku telah dipaksa oleh peria separuh baya ‘ibh”yang bermaksud menyetubuhi dengan cara paksa, dengan alasan badan korban harus di obati agar tidak sial.

Pada saat di pintai keterangan SK selaku korban pelecehan seksual,”pada hari Jum’at,2 Juli 2021 dirumahnya,menerangkan berawalnya saya berniat mau kerja di Jakarta jadi pembantu rumah tangga dia yang mengantarnya sampai tujuan, tapi tidak lama kemudian saya merasa tidak betah. Lantas saya telpon keluarga. Karena keluarga saya tidak tau alamat untuk menjemput ,lalu minta di jemputan sama dia,karena dia yang ngantar saya ketujuan kerja.

Masih ‘SK”karena perjalanan pulang ke malaman dia mengajak saya menginap di tempat saudaranya. Saya tidak menyangka kalau dia ada maksud seperti itu, sekitar pukul 01″wibb. malam,tiba- tiba saya dibangunkan dari tidur,dia mengatakan bahwa saya harus di obati di pantai cimaja,agar tubuh saya tidak sial. Setelah sampai di pantai disaat sepi tidak ada orang lain,tiba tiba dia memeluk saya,mencium, dan memaksa agar saya melayani nafsu bejadnya.sekuat tenaga saya berontak alhamdulilah dapat menggagalkan niat busuknya.pungkasnya.

Ditempat terpisah ‘ibh” selaku yang diduga pelaku pelecehan terhadap gadis di bawah umur saat di konferensi wartawan harian tempo,mengaku’ saya gelap mata tidak dapat melawan hawa nafsu, awalnya saya bujuk untuk di obati badanya agar tidak sial ,dia mau mengikuti,setelah sampai ke pantai saya suruh mandi dia tidak mau karena takut ombaknya besar. Lalu saya peluk tapi tidak sampai melakukan yang satu,hanya luarannya saja,terangnya.

Di tempat terpisah lima tokoh masyarakat desa Girimukti berinisial” (Sh,ob,sr,an.sm.)mengutuk keras atas perbuatan pelaku pelecehan seksual terhadap gadis di bawah umur. Itu adalah perbuatan benar- benar bejad dan tidak bermoral,saya selaku tokoh masyarakat desa Girimukti mengharap kepada pihak terkait agar perbuatanya. Di proses secara hukum yang berlaku di negara Republik Indonesia seperti yang telah di atur dalam pasal 294 ayat(1) kitab undang-undang hukum pidana(KUHP)

Reporter; (Suhendi/sumantri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.