DPD APKAN LAMTIM kembali menerima laporan dari wali murid ,bahwa ijasah di tahan pihan sekolah SMA N1 Jabung

HARIANTEMPO.COM-Lampung Timur – Menanggapi keluhan Orang Tua Murid di SMKN 1 Sukadana, Kabupeten Lampung Timur Ketua DPD APKAN (Aliansi Pemantau Kinerja Aparatur Negara) Kabupaten Lampung Timur, Husnan Efendi angkat bicara,15/03/2021.

Husnan Efendi mengatakan, “kami menyangkan pungutan – pungutan yang diduga dlakukan oleh pihak Sekolah,
Sekolah harusnya membantu siswa tidak mampu dengan memberi beasiswa, bukan malah memberatkan dengan pungutan,”ungkapnya.

kepada Media ini Husnan mengatakan, “Laporan yang kami terima ada seorang wali murid di SMK N 1 SUKADANA berinisial YN mengatakan ijazah anaknya sudah 2 Tahun lebih masih berada di SMK tersebut, diduga belum bisa bayar tunggakan selama sekolah disitu, maka belum bisa mengambil Ijazahnya, “lanjut Ketua Apkan.

Sekolah yang harusnya dijadikan tempat mencetak generasi agar menjadi anak yang cerdas, terampil dan memiliki masa depan yang baik malah di sinyalir dijadikan lumbung pungutan liar (Pungli), padahal Negara sudah mengucurkan 20% APBN untuk dunia Pendidikan, agar tidak ada lagi pungutan yang membebani Orang tua/wali murid, sehingga seluruh Warga Negara dapat bersekolah.

lenih lanjut Husnan Menegaskan, “atas kejadian ini kami ingatkan pihak SMK N 1 Sukadana untuk tidak melakukan penahan Ijazah siswa yang tidak mampu membayar biaya yang dibebankan dari pihak Sekolah, apapun jenis dan macam pungutan itu, termasuk peran serta masyarakat yang mengatas namakan musyawarah dan mufakat yang notebenenya untuk menutupi Punggutan – Pungutan yang membebani Wali Murid, karena tidak semua wali murid mampu untuk memenuhi apa yang jadi kesepakatan itu, dan ini harus menjadi perhatian, terlebih mestinya pihak sekolah bisa memahami situasi sekarang dimana masyarakat / wali murid dalam kesusahan di tengah situasi covid 19, “tegasnya.

Masih dikatakan Husnan, “kami dari DPD APKAN Kabupaten Lampung Timur meminta agar pihak SMK Negeri 1 Sukadana segera menyerahkan Ijazah – Ijazah siswa yang diduga mereka tahan, karena tidak menutup kemungkinan masih banyak Ijazah siswa yang lainya yang diduga ditahan pihak Sekolah karna belum terselesaikan Pembayarannya, “tutup Ketua Apkan.

Lapor: Robenson

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.