FORUM SUKU DAN ETNIS LAMPUNG TIMUR HARAPKAN POLRES USUT TUNTAS UJARAN KEBENCIAN DAN PENGHINAAN YANGKESALAH SATU SUKU

 

Hariantempo.com-Lampung timur-Hampir setiap hari berbagai media massa baik koran, tv, media online dan lain sebagainya menayangkan mereka yang tak bijak dalam hal menggunakan media sosial akan berurusan dengan kepolisian dan juga masyarakat.

Namun hal ini tidak membuat efek jera atau pelajaran karena kejadian serupa terus terulang seperti yang terjadi pada akun face book (FB) dengan nama siswanto laboan ratu dan ada juga yang akun yang bertuliskan Siswanto labon ratu memposting status yang berisi penghinaan dan kebencian terhadap suku tertentu.

Mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan Polres Lampung Timur melakukan langkah cepat guna antisipasi adanya gangguan keamanan yang diakibatkan upaya provokatif dengan unggahan yang berisi ujaran kebencian terhadap salah satu suku yang ada di Lampung Timur di media sosial Face Book (FB) oleh akun Siswanto laboan ratu dan ada juga yang akun yang bertuliskan Siswanto labon ratu

Menyusul adanya laporan dari yang bersangkutan ke Polres Lampung Timur yang menyatakan bahwa poto dan namanya untuk membuat akun FB dipakai oleh orang tak dikenal untuk melakukan ujaran kebencian.

Dalam percakapan Whatshap (WA) Kanit Tipiter Polres Lampung Timur Iptu. Hendra Abdurahman dengan Sopiyan Subing ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK).Lampung Timur menyampaikan bahwa yang bersangkutan dengan didampingi oleh kepala desa Labuhan Ratu Kecamatan Pasir Sakti melakukan klarifikasi bahwa yang bersangkutan tidak pernah melakukan perbuatan teraebut dan meminta kepada Polres Lampung Timur untuk melakukan tindakan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. “masih kami selidiki dan telusuri agar segera ada titik terangnya dan silahkan diekpos agar masyarakat tahu bahwa Polres Lampung Timur sudah melakukan langkah-langkah untuk mengungkap hal ini, jadi poto dan nama yang bersangkutan dipakai oleh orang lain”. Demikian chating Iptu Hendra dengan Sopiyan Subing Ketua FPK Lampung Timur

Sementara itu dalam grup WA Forum Pembauran Kebangsaan yang beranggotakan suku dan etnis yang ada di Lampung Timur berharap aparat dapat segera menindak pelaku ujaran kebencian tersebut.

Drs. Simardi Jaya dari Dewan Perwatin Adat Lampung mengharapkan FPK bisa menjembatani penyelesaian masalah tersebut, dan Al Amin Iqwan dari Kerukunan Keluarga Sumatera Barat (KKSB) berharap agar selain penerapan sanksi Pidana dan Perdata bahwa ada juga hukum adat dan hukum agama yang berlaku ditengah masyarakat yang sebaik itu menjadi alat kontrol bagi prilaku tak baik yang muncul ditengah masyarakat.

Sementara itu Sopiyan Subing yang dihubungi melalui saluran telephon mengatakan akan mengawal pengusutan terhadap kasus ujarab kebencian ini agar perbuatan tidak bertanggung jawab ini dapat memicu hal yang tidak baik tidak terulang kembali. “Maka kami anggota FPK akan terus melakukan komunikasi untuk mempercayakan pengungkapan hal ini kepada pihak berwajib yaitu polres lampung Timur”. Papar Sopiyan (rbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.