Gawaatt,Ratusan Ha,Tanaman Sawit Milik PTPN3 Kebun Dusun Hulu Diserang Hama Ulat,Produksi Terancam Anjlok

Harian Tempo.com
Batu Bara<SUMUT>

Ratusan hektar tanaman kelapa sawit milik PTPN3 Kebun Unit Dusun Hulu yang berada di Kabupaten batu bara dan kabupaten Simalungun provinsi Sumatera utara terpantau semakin marak dan meluas terserang hama ulat api.

Berdasarkan Hasil investigasi awak media yang terjun kelokasi, senin,07/02/2022 ,menemukan ada nya tanaman kelapa sawit di kebun Unit Dusun Hulu yang daun nya mengering tinggal lidi diduga akibat terserang hama ulat api yang sangat masif.

Diprediksi areal yang terserang mencapai ratusan Ha,berada di dua lokasi AFD IV dan AFD V.adapun lokasi yang terserang berada di blok 73 B tt 2008,tt 93D di AFD IV dan tt 2004 di AFD V

Akibat dasyat nya serangan hama ulat api tersebut diprediksi kedepan hasil produksi PTPN3 Kebun Dusun Hulu akan mengalami penurunan drastis dan sudah tentu akan berimbas dengan merugi nya perusahaan.

Karna dampak yang ditimbulkan oleh serangan hama ulat api sudah tentu akan membuat pertumbuhan tanaman kelapa sawit terhambat dan menurun nya hasil produktivitas.

Informasi juga didapat oleh awak media dari nara sumber yang indentitas nya minta dirahasiakan,menyebutkan bahwa serangan hama ulat api tersebut sebenarnya sudah terjadi diakhir tahun lalu,namun tidak cepat dilakukan penanganan yang maksimal.pantauan awak media di Afdeling IV senin (07/02/2022) pukul 13.30 Wib,hama ulat api terlihat menyebar di beberapa titik.

Ditempat terpisah,awak media coba meminta pendapat Indra Purba SP seorang LSM pemerhati perkebunan tanaman sawit,melalui sambungan telpon,jumat, 11/02/2022,Mengatakan,bahwa pemberantasan hama ulat itu,harus tepat momentum nya,agar serangan hama tidak meluas.

Yang pertama di indetifikasi dulu areal yang terdampak dengan cara lakukan telling global,berapa HA yang harus diberantas dan di isolasi.

Kalau memang harus pemberantasan efektif ya segera dilakukan,tapi kita lihat dulu, posisi stadia nya,sudah dimana, apakah sudah stadia,ulat,kepompong atau kupu-kupu,kalau memang stadia ulat,agar pemberantasan nya efektip dan berhasil harus kita lihat usia ulat<instar> dimana posisinya,jangan diberantas ketika usia ulat sudah tua,tidak akan berhasil,itu yang kita bilang di awal,harus tepat momentum nya,atau kalau memang hasil telling masih dibawah ambang batas sekian persen,cukup dilakukan lektrap atau kutip kepompong utk memutus siklus penyebaran,ucap nya.

Hama ulat merupakan momok yang menakutkan bagi tanaman kelapa sawit, karna sangat mengganggu proses fotosintetis,” ucap nya.

indra purba juga mejelaskan terkait siklus hidup masing-masing spesies hama ulat api berbeda.

Ada ulat api jenis Asigna mempunyai siklus hidup 106-138 hari.telur berwarna kuning kehijauan,berbentuk oval, sangat tipis dan transparan,begitu juga dengan jenis hama ulat kantong yang paling ganas itu jenis clana tertia,jumlah telur yang dihasilkan betina 1000-2000 butir,ngengat jantanya bewarna coklat kehitaman dapat hidup 2-3 hari tingkat populasi kritisi nya 3-5 ekor/pelepah, lalu ada jenis metisa plana,pteroma pendula dan mahasena corbeti.

Jenis Kupu-kupu Asigna akan meletakkan telurnya berderet 3- 4 baris sejajar dengan permukaan daun di sebelah bagian bawah, biasanya ulat api mulai menyerang pada pelepah daun 9-17, karna memang disitu sumber utama protein nya.

Satu tumpukan telur bisa berisi sekitar 44 butir dan seekor kupu-kupu betina mampu menghasilkan telur 200-300 butir yang akan menetas 4-8 hari setelah diletakkan,setelah menjadi ulat Asigna siklus hidup bisa sampai 106-138 hari. ujar nya mengakhiri.

Ada pun jenis hama ulat api yang menyerang tanaman kelapa sawit di AFD 4 & AFD 5 Kebun Dusun Ulu,diamati oleh awak media,sepertinya jenis ulat api Setothosea Asigna.

Pada umum nya Pemberantasan hama ulat bisa dikendalikan dengan cara mist blower, penyemprotan dengan insekisida,fogging,injeksi atau bisa juga menggunakan predator yang biasa menyerang ulat.

Ketika awak media coba melakukan comfirmasi dengan Askep PTPN IV Kebun Unit Dusun Hulu melalui pesan aplikasi whatsapp,senin 07/02/2022 ,terkait marak nya serangan hama ulat api yang menyerang ratusan Ha areal blok di AFD 4 dan AFD 5 Kebun Dusun Hulu memberikan jawaban,”biar saya cek ke lapangan,bukan tidak teridentifikasi kita kan ada jadwal telling dan pengendalian nya” ujar Askep Bili sinulingga.

Begitu juga ketika kru media coba menghubungi GM Diser-1 PTPN3 Hadi Saputra,terkait areal AFD 4&5 kebun Dusun Hulu yang terpantau semakin parah diserang hama ulat api,namun jawaban yang ditunggu tidak juga didapatkan,padahal pesan yang terkirim terlihat sudah dibaca.

Penelusuran awak media yang kembali terjun ke lokasi hari jumat,11/02/2022,pukul 12.00wib mengamati serangan hama ulat api yang menyerang di AFD 4&5 belum juga ada perbaikan,justru serangan semakin meluas,hingga berita ini dikirim ke meja redaksi masih terlihat dampak serangan yang ditimbulkan sangat parah,diduga di awal sudah terjadi kelalain dan keterlambatan pemberantasan yang mengakibatkan serangan hama ulat api semakin masif menyerang areal tanaman menghasilkan milik PTPN3 Kebun Dusun Hulu.Red/

Pewarta:RG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.