Kisruh Soal PKH Desa Rancateureup Berakhir Dengan Musyawarah di Kedua Belah Pihak

 

Pandeglang,(hariantempo.com) -Adanya berita yang sempat viral soal program PKH di Desa Rancateureup yang menceritakan Dugaan pemotongan sejumlah uang KPM PKH,serta ada nya dugaan pengambilan sejumlah uang di buku tabungan PKH atas nama NANI alamat kp.Badur Desa Rancateureup,kecamatan Labuan,kabupaten Pandeglang Banten,Berujung dengan permintaan maaf yang dilakukan oleh Nani selaku KPM PKH terhadap Pendamping PKH nya.(7/12/2021)

Hal ini dilakukan KPM kepada IMAN,selaku Pendamping PKH tanpa ada nya unsur paksaan dan di saksikan oleh sejumlah Aparat Desa Rancateureup,Pendamping PKH,Praktisi Hukum,Awak Media serta ketua kelompok PKH di Desa nya pada senin malam pukul 20.00 bertempat di kediaman KPM PKH.

 

Setelah sebelum nya dijelaskan oleh pendamping PKH,perihal buku tabungan yang tertera soal nominal saldo yang masuk dari tahun 2017 hingga 2021 secara gamblang,juga teknis penarikan uang di saldo KPM yang dilakukan oleh Nani melalui Anjungan Tunai Mandiri (ATM) sebelum nya tanpa menggunakan buku tabungan,sehingga kekeliruan soal saldo yang tertera di buku tabungan bisa di fahami oleh Nani selaku keluarga penerima manfaat.

 

“Hari ini,senin sekira pukul 20.00 bulan Desember tahun 2021 saya yang bernama Nani,alamat Kp.Badur meminta maaf atas keteledoran serta ke khilapan saya terhadap pak Iman selaku pendamping PKH yang mana saya telah berburuk sangka terhadap pendamping saya,akibat kebodohon serta ke tidak tahuan saya soal saldo di buku tabungan” jelas nya.

 

“Saya mohon maaf yang sebesar besar nya kepada seluruh Aparat Desa,ketua kelompok,pendamping PKH,Media Harian Tempo.com serta seluruh warga Indonesia yang awal nya telah membuat informasi atas ketidak tahuan serta kurang nya pemahaman saya perihal saldo di buku tabungan” tambah nya.

 

Pernyataan permintaan maaf serta permohonan untuk tidak dilanjutkan soal informasi pemberitaan yang sempat di muat di media tertuang di surat pernyataan yang di tanda tangani oleh saksi serta kedua belah pihak yang bersekutu.

 

Imanudin,selaku pendamping PKH di Desa Rancateureup menerima permintaan maaf dari KPM nya,serta secara sadar dan legowo untuk tidak melanjutkan permasalahan ini juga ini sudah dianggap selesai.

 

“Alhamdulillah,pada malam ini kita bisa berkumpul disini untuk menyelesaikan persoalan kesalah fahaman perihal rekening saldo,juga permintaan maaf dari KPM atas nama Nani sudah saya terima,dan saya anggap persoalan ini sudah selesai tanpa ada yang harus dituntut dan dirugikan” pungkas nya.(Red)

 

Reporter : yona.s

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.