Merusak Pabrik dan Menurunkan Mutu CPO,Panen Buah Mentah di PTPN IV Medan Diduga Mencapai Ribuan Ton/Pertahun

 

Medan.Sumut.
Harian Tempo.com

Panen merupakan salah satu kegiatan penting dalam pengelolaan tanaman kelapa sawit menghasilkan.Selain pemeliharaan tanaman, panen juga merupakan salah faktor penting dalam pencapaian produktivitas.

Memanen buah mentah atau biasa ditulis dengan kode*F00-F00X*.akhir-akhir ini marak terjadi dibeberapa kebun Unit PTPN IV Medan,hal ini tentu akan menjadi sorotan dan pembicaraan publik.sebab dampak yang ditimbulkan akibat mengelolah buah mentah,sudah pasti akan mempengaruhi citra dan kredibilitas sebuah perusahaan.

PTPN IV Medan dalam melaksanakan panen (TBS) kelapa sawit,selalu mengacu pada Surat Edaran Direktur tananam Holding perkebunan atau pun Surat Edaran Sevp ops1 PTPN IV,dan biasa nya norma tidak akan banyak perubahan dari tahun-tahun sebelumnya.
Adapun standar kematangan buah kelapa sawit yang akan dipanen tetap dilihat dari jumlah brodolan yang jatuh di permukaan tanah.panen yang tepat pada standar kematangan yang tepat dapat mencegah dipanen nya buah mentah.jika buah yang dipanen masih mentah,lalu dipotong tentu akan menimbulkan problem terutama di pabrik,karna rendahnya efisiensi ekstraksi minyak dan inti sawit tersebut.

Perlu digaris bawahi, buah mentah juga merupakan sumber utama ‘losses’karena jenis losses ini menimbulkan kerugian ganda.karna buah yang dipotong tidak menghasilkan minyak, sementara pemanen yang memotong dibayar oleh perusahaan.memang saat ini ada aturan di PTPN IV ,jika pemanen yang memotong buah mentah di kenakan denda.buah mentah sekali lagi tidak menghasilkan minyak seperti yang diharapkan,bahkan pada saat pengolahan di pabrik kelapa sawit [PKS],jika bersinggungan dengan buah yang telah masak, justru akan dapat menyerap minyak yang dihasilkan oleh buah matang yang lain. Selain itu buah mentah juga dapat menyebabkan terjadi nya kerusakan alat (threser) di PKS serta menyebabkan berkurangnya efisiensi pengolahan dikarenakan buah mentah harus direbus 2 kali di pabrik,memotong buah mentah juga menyebabkan ketidak disiplinan pemanen dan yang paling fatal dampak yang ditimbulkan akibat sering nya memotong buah mentah,pohon kelapa sawit akan mengalami stressing dan buah trek berkepanjangan.

Untuk menghindari turunnya buah mentah, maka harus dapat mengendalikan interval panen dengan tetap mengacu pada 7-8 hari pusingan normal.karna pusingan yang terlalu cepat juga tidak baik,memungkinkan turunnya buah mentah, dikarenakan pemanen ingin memenuhi dulu basis borongnya. Pusingan yang terlalu tinggi juga menyebabkan turun nya buah mentah,hal ini dikarenakan malasnya mengutip banyak nya brondolan yang berceceran sehingga pemanen justru sering memotong buah mentah.dengan kerugian-kerugian tersebut maka memotong buah mentah jelas sangat diharamkan ibarat gali lobang pakai alat berat lalu menutup nya kembali dengan cangkul.

Berdasarkan hasil monitoring awak media Harian Tempo.com yang melakukan penelusuran beberapa hari ini,ke areal produksi kebun unit maupun Pabrik Kelapa Sawit [PKS] PTPN IV,mencatat hingga tanggal,01/08/2021 ada temuan sekitar *4598*Tandan buah mentah atau (F00-F00X) Kebun Unit Marjandi di lodding Ram [PKS].jika dikali rata- rata *BRT* sesuai tahun tanam di afd 1,2,3 kebun Unit Marjandi,sekitar 27-28 kg/tandan.lalu dijumlah kan ada sekitar,(124,146)ton buah mentah yang telah selama ini dipanen oleh Kebun unit Marjandi dari Januari hingga bulan juli tahun 2021.

Begitu juga dengan Kebun Unit Balimbingan dari Januari hingga 31 Juli 2021 tercatat ada sekitar*3075* Tandan buah mentah( F00-F00X) yang sudah masuk dan diolah di PKS,bila dihitung berdasarkan *BRT* tahun tanam di afd 1-4 yang rata-rata 33 kg/tandan,berarti buah mentah yang sudah di sumbangkan oleh Kebun Unit Balimbingan selama ini mencapai (101,475) ton,
Belum lagi buah mentah di kebun unit yang lain nya.diprediksi hingga akhir tahun ada sekitar ribuan ton buah mentah yang terpanen dan masuk ke PKS.

Amatan awak media,akibat marak nya panen buah mentah,kredibilitas PTPN IV Medan sebagai anak perusahaan milik badan usaha milik negara (BUMN) bisa saja dipertanyakan,sebab mengelolah buah mentah yang berlebihan sudah pasti akan mempengaruhi mutu dari CPO,PKO dll,sehingga di perkirakan PTPN IV akan mengalami kerugian yang cukup besar akibat dampak dari memanen buah mentah.

Saat awak media melakukan confirmasi dengan Kabag Tanaman PTPN IV Mazriefnal Muaz,Sabtu,07/08/2021 terkait marak nya buah mentah yang dipanen dan diolah di PKS,
Memberikan jawaban
“Selamat malam,tidak benar itu dan dilarang buah mentah itu,ada petugas pemeriksa buah di setiap kebun unit yang mencatat di TPH2 setiap pemanenan,
demikian pun terima kasih kabarnya dan menjadi perhatian kami utk perbaikan”tks ujar nya.
Namun saat awak media menunjukan sedikit data dan catatan terkait buah mentah di beberapa kebun unit di wilayah distrik 1.hingga berita ini dikirim kemeja Redaksi,kabag tanaman PTPN IV Medan justru enggan memberikan klarifikasi nya kembali **

Penulis.Robert HD Girsang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.