Meski Terzalimi Pengepul Asal Desa Surianeun Masih Menunggu Janji Oknum Mafia Beras

 

PANDEGLANG hariantempo.com “Sabar”, mungkin kata yang tepat untuk Pujian kepada Sanali yang berprofesi sebagai Pengepul Beras asal Desa Surianeun Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten, Sikap sabar tersebut dapat dibuktikan dari kesanggupan si Mafia Beras yang telah membohonginya selama berbulan-bulan, Sabtu (08/05/2021).

Ditemui di Kepolisian Sektor (Polsek) Patia, Kepolisian Resor (Polres) Pandeglang pada Kamis, 06 Mei 2021, Sanali mengatakan masih memberikan kesempatan selama tiga hari kepada seseorang dengan inisial “BM” untuk menyelesaikan permasalahan yang sudah merugikannya.

“Selama berbulan-bulan “BM” diduga melakukan rangkaian kebohongan, awalnya supaya saya menyerahkan beras kepadanya dengan janji dibayar tunai, tetapi nyatanya pembayaran tersebut bertangguh tentang pembayaran hingga saat ini sudah hampir tiga bulan,” terang Sanali saat diwawancarai usai berkordinasi dengan pihak berwajib di Polsek Patia.

Sanali menyampaikan dari hasil kordinasi dengan pihak berwajib, dan di kesempatan itu pula dipertemukan dengan “BM” yang sanggup menyelesaikan pembayaran sebanyak 59720 Kg, selama tiga hari dengan dibuatnya surat pernyataan secara tertulis.

“Di Kepolisian Sektor (Polsek) Patia, “BM” berjanji untuk menyelesaikan permasalahan selama tiga hari, dengan dibuatnya surat pernyataan secara tertulis bermaterai, dan sampai hari ini Sabtu saya masih menunggu itekad baiknya,” ungkap Sanali.

Ditempat yang sama seseorang dengan inisial BM saat dikonfirmasi mengatakan sanggup, dan siap menyelesaikan pembayaran yang belum dibayar karna kesanggupannya itu didasari dengan keyakinan.

“Saya siap menyelesaikan permasalahan selama tiga hari dengan dibuktikan secara tertulis bermaterai, karena saya juga masih menunggu pembayaran saudara “MD” senilai Rp. 54 juta belum dibayar, yang janjinya akan dibayar pada Jum’at sore” Tutup BM.

Reporter : yona.s/kas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.