Ormas BBP Gerudug Gedung Kantor Kecamatan Cileles

 

Lebak ,Hariantempo.com-Puluham masa yang tergabung dalam organisasi masyarakat(Ormas) Badak Banten Perjuangan( BBP). Datangi gedung kantor Kecamatan Cileles senin (02/08/2021), ini dilakukan dalam rangka mempertanyakan dan mendorong realisasi anggaran Dana Desa covid 19 tahap 3,4,5 di Desa Pasindangan yang diduga dikangkangi oleh Kepala Desa Pasindangan, hal ini terungkap karena sampai lewat waktu dana tersebut belum diberikan pada masyarakat penerima manfaat, sedangkan didesa yang lain masyarakat sudah menerima pencairan sampai tahap 5 dan 6.

Dalam orasinya Muhammad lutfi meneriakkan permintaan kepada Kepala Desa Pasindangan untuk segera merealisasikan anggaran covid sampai tahapan yang seharusnya.

“Senada dikatakan Erot rohman juga meminta agar Kepala Desa Pasindangan segera merealisasikan anggaran yang sudah ditarik” kita berharap Kepala Desa Pasindangan secepatnya memberikan bantuan tersebut kepada masyarakat penerima manpaat karena mereka sangat membutuhkan, tidak ada alasan Kepala Desa menunda membagikan kemasyarakat karena sudah ada pencairan sampai tahap 5″ ungkap Erot

Sementara itu Ahyani Camat Kecamatan Cileles saat dimintai keterangannya usay Audesi diruang kerjanya senin(02/08/2021)membenarkan tuduhan dari BBP tersebut” informasi dari kaur keuangan dan ekbang Desa pasindangan kita dapat informasi bahwa memang sudah pinbuk 5kali namun baru diberikan 2 tahap” kata Ahyani

Ahyani juga menerangkan” didesa yang lain sudah sampai tahap 5 batuan yang diberikan kemasyarakat, ini kita ketahui ķarena desa yang lain setiap pencairan selalu memberitahukan ke kecamatan untuk dihadiri. Tapi untuk pasi dangan tidak pernah memberitahukan pihak kecamatan” tutur Ahyani

Dari pantauan dilapangan saat BBP melakukan aksinya berjalan dengan tertib dan damai semua terlihat mematuhi protokol kesehatan. Aksi berjalan singkat karena adanya permintaan dari pihak kecamatan untuk audensi.

Reporter; Dede mulyana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.