Pembangunan Pamsimas Desa Lebak tipar diduga dikerjakan asal jadi (asjad)dan di sinyalir saling lempar pertanggung jawaban antara KKM dan kepala desa

 

Lebak,hariantempo.com-Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas), merupakan salah satu program dan aksi nyata pemerintah pusat dan daerah untuk meningkatkan penyediaan air minum, sanitasi dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat

.

Secara umum, Program Pamsimas ditujukan untuk meningkatkan akses pelayanan air minum dan sanitasi bagi masyarakat miskin perdesa/kelurahan dan meningkatkan nilai dan perilaku hidup sehat dengan membangun atau menyediakan prasarana dan sarana air minum dan sanitasi berbasis masyarakat.

 

Namun apa jadinya bila proyek tersebut dikerjakan asal-asalan dan diduga dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mencari keuntungan semata, baik secara pribadi, kelompok (koorporasi) tanpa mengutamakan kwalitas dan kwantitas.

Seperti halnya yang terjadi di Desa Lebak Tipar kecamatan cilograng, kabupaten Lebak,Banten. Diduga dalam Pelaksanaan kegiatan pemasangan bak penampungan pertama menggunakan material  seperti batu cadas, berikut pemasangan pondasi asal pasang aja,
Program Pamsimas 2021 secara swakelola sebesar Rp. 52.875.000.dari kucuran dana APBN 1 sebesar Rp,235.000.000 berikut iuran tunai  sebesar Rp.5.875.000. tersebut, dinilai dikerjakan asal jadi.

Terpisah SM dan JN warga kampung wangun desa Lebak Tipar, kecamatan cilograng, kabupaten Lebak,Banten. mengatakan saat di temui awak media Sabtu 18/08/2. Pelaksana kegiatan tersebut diduga melanggar ketentuan dalam Rencana Anggaran Belanja (RAB) dan metode teknis pengerjaan, banyak urutan item pekerjaan yang tidak sesuai pemasangan pipa air bersih. Sehingga hasil fisik bangunan terancam tidak sesuai umur rencana.ungkapnya

Terpisah Yayat hayatul inshani selaku kepala desa Lebak tipar di hub via WhatsApp,ketika dinpertanyakan pemasangan, menggunakan material batu cadas,jawab kepala desa jangan dulu di rilis,”kalo pembertaan akan menimbulkan opini negatif di masyarakat jangan dulu di rilis, sebaiknya kita ketemu dulu,ucapnya.

Lanjut Yayat suruh menghubungi  ke ketua KKM yakni sdr,Maman.

Sampai berita ini di publikasikan baik pelaksana kegiatan maupun kepala desa Lebak tipar  belum dapat di temui karna ada kegiatan ke luar kota,dan di hubungi melalui via telpon KKM sebagai pelaksana program Pamsimas belum  menjawab.

Reporter; (tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.