Sukabumi -(Hariantempo.com)-Perusahaan Umum Daerah atau Perumda Agro Sukabumi Mandiri (ASM) berkomitmen siap menampung gabah padi milik petani di Kabupaten Sukabumi. Komitmen kami adalah Solusi Sukses Bersama, terlebih di Pandemi ini.

Hal tersebut disampaikan oleh salah satu Dewan Pengawas Perumda ASM, Saepul Hayat kepada Network Mata Sosial Group dan JNI Jurnalis Nasional Indonesia, di Hotel Agusta Palabuhanratu, Rabu 09 Februari 2022.

Aep pun me jelaskan lagi bahwa, komitmen ini sebagai bentuk Perumda ASM dalam upaya membela dan mendukung serta memberdayakan petani di Kabupaten Sukabumi.

“Sesuai moto Perumda ASM yakni Melayani, Berkontribusi dan Profesional. Start everything with “why” istilah yang kami ambil, maka dari itu mengapa Perumda ASM ini didirikan,? layaknya perumda lain pada umumnya, Perumda ASM melaksanakan fungsi pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Sukabumi adalah salah satu kunci utama mengapa perumda ini dibentuk,” jelas Saepul Hayat melalui sambungan whatsappnya, Kamis 10 Februari 2022.

Selaku dewan pengawas, sebagai wakil kuasa pemilik modal, menurut Saepul Hayat dirinya mendukung secara penuh langkah-langkah yang dilakukan jajaran Direksi Perumda ASM dalam mewujudkan fungsi Melayani, Berkontribusi dan Profesional sesuai tugas dan kewenangan yang telah ditetapkan sesuai peraturan.

Langkah-langkah konkrit dan strategis yang sudah dan akan dilakukan oleh jajaran Direksi Perumda ASM antara lain dengan telah masuknya masa panen raya padi di Kabupaten Sukabumi, Perumda Agro Sukabumi Mandiri (ASM) yang secara teknis melalui jajaran direksi hadir secara signifikan menyerap gabah dari petani agar keberadaan Perumda Agro Sukabumi Mandiri dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat, demikian Saepul Hayat menambahkan penjekasannya.

“Ya, info dari direksi bahwa dalam waktu dekat Gudang Tani Jampangkulon akan segera dioperasikan lagi. Agar lebih representatif, sekarang lagi tahap akhir perbaikan infrastrukturnya di gudang tersebut,” terang Saepul Hayat.

Masih menurutnya, Langkah lain yang sudah dilakukan Perumda ASM adalah dengan menggali, mendata dan melakukan kerjasama dengan semua potensi pertanian yang ada di Kabupaten Sukabumi. Semisal, potensi kopi di Kecamatan Cisolok yang kini sudah dibranding dan jadi produk andalan Perumda ASM untuk selanjutnya disebar di pasaran.

“Kegiatan Pasar Pangan Sembako Murah bagi masyarakat yang dilakukan Perumda ASM dalam menjawab persoalan di tengah masyarakat, khususnya penyediaan sembako yang dipasarkan secara terjangkau kepada masyarakat yang membutuhkan,” bebernya.

Bagi Saepul Hayat, semua langkah ini adalah salah satu cara untuk mendorong-program nasional dalam percepatan pemulihan ekonomi dimasa Pandemi Covid-19 dengan memaksimalkan sektor pertanian sebagai pahlawan pangan dunia.

“Semoga kehadiran Perumda ASM ini bisa berperan aktif dalam pemulihan ekonomi dimasa Pandemi Covid-19 dengan Konsep Solusi Sukses Bersama,” pungkasnya.(Sumantri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.