Pesibar, Pengerjaan Tambal Sulam jalinbar jangan lagi makan Nyawa Pengendara

Hariantempo.con Pesisir Barat-pengerjaan Perbaikan jalan di lintas Lampung Bengkulu tepat berada di pekon Biha kecamatan Pesisir selatan kabupaten Pesisir Barat, yang dilakukan pihak ke tiga terkesan sembarangan hingga akhirnya menelan korban jiwa.(23/04/21)

 

diduga akibat menghindari jalan berlubang dua pengendara meninggal dalam jangka waktu yang tidak bersamaan belum lama ini.

dihubungi melalui sambungan pesan WhatsApp, Kapolsek Pesisir Selatan, Iptu Hazbullah membenarkan adanya kecelakaan dijalan lintas Lampung- Bengkulu tepat, pada selasa malam (13/04/2021). Diduga kecelakaan tersebut disebabkan salah seorang pengendara mencoba menghindari lubang tambal sulam yang belum diisi aspal,lalu datang dari arah berlawanan sehingga keduanya bertabrakan, akibatnya kedua korban meninggal dunia dengan waktu tak berbeda.

Menanggapi hal tersebut pada Jum’at (23/04/2021). Piddinuri Wakil I (satu) DPRD Kabupaten Pesisir Barat, menjelaskan bahwa pihak sudah melakukan kroscek di lokasi tempat dimana proyek tambal sulam ini dilaksanakan, setelah sampai dilokasi ternyata aspal yang sudah digali dibiarkan menganga begitu saja, bahkan tanpa adanya rambu-rambu peringatan bagi pengendara yang melintasi jalan tersebut.

” Tentu hal itu sangat membahayakan pengendara terutama bagi pengendara bermotor, disaat sedang melintas dengan tidak stabilnya permukaan jalan saja bisa menyebabkan kecelakaan, apalagi jalan yang berlubang “ungkapnya

Bahkan ia meminta, Pengerjaan proyek tambal sulam jalan raya yang banyak digiatkan pemerintah supaya mematuhi peraturan dan gerak cepat cara pengerjaan agar tidak terjadi lagi hal-hal yang tidak di inginkan.

“Jadi saya minta kepada pekerja kegiatan jalan tersebut, untuk mematuhi tata cara peraturan kegiatan juga gerak cepat supaya tidak lagi ada korban berjatuhan” pintanya.

Laporan : Andi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.