Ramainya Rumor Selesainya Pengembalian Uang Kerugian Negara Dari Hasil Korupsi Bansos,Ini Kata Inspektorat Kabupaten Lebak

Lebak,(hariantempo.com)- Ramainya rumor atas selesainya pengembalian uang kerugian Negara hasil dari Korupsi Bantuan Sosial (Bansos) tahun 2021,pada Dinas Sosial Kabupaten Lebak,yang diduga dilakukan ET, Inspektorat Daerah Kabupaten Lebak,Provinsi Banten,melalui Inspektur Pembantu (Ikban) III,Dudung Kurniaman,SE, kepada awak media menyatakan bahwa hal tersebut tidaklah¹ benar. Pasalnya, sampai saat ini pihak Inspektorat belum menerima surat sebagai bukti pengembalian uang tersebut dari pihak manapun.

 

“Sampai saat ini kami belum menerima bukti surat Laporan tentang pengembalian uang kerugian Negara dari ET,terduga pelaku Korupsi Bansos, melalui pihak manapun. Baik dari Dinas Sosial ataupun dari Pemda, dan dari pihak Polres Lebak yang menangani kasus tersebut,saat ini. Padahal limit waktu yang ditentukan sudah habis,karena batas waktunya hanya sepuluh hari, dimulai dari dikeluarkan dan ditanda tanganinya serta diterimanya surat Laporan Hasil Pemeriksaa(LHP).” Kata Dudung.jum’at,(12/11/2021)

 

“Tugas yang menjadi kewenangan kami sudah selesai.Mulai dari pemeriksaan,dan merekomendasikan atau melaporkan hasil pemeriksaan tersebut kepada Bupati dan Kepala Dinas yang bersangkutan, termasuk kepada ET, serta tembusannya kami disampaikan juga ke Unit Tipikor Polres Lebak sebagai pemberitahuan.” Imbuh Dudung.

 

Masih kata Dudung,”Kamipun sudah merekomendasikan sangsi lain atas penyalah gunaan wewenang,yaitu berupa penurunan pangkat atau jabatan yang bersangkutan,dari Kepala Bidang( Kabid),menjadi pelaksana atau staff.”ungkapnya.

Ketika ditanya terkait sangsi yang akan diberikan karena yang bersangkutan selama ini tidak masuk kerja, kata Dudung, hal itu jelas pelanggaran disiplin.namun pihaknya menunggu laporan dari Dinas tarkait terlebih dulu.

 

Dan,atas kabar bahwa ET,telah mengembalikan uang hasil dari Korupsinya,Dudung mengatakan bahwa dirinya memang mendengar kabar tersebut. Namun,sekali lagi kata Dudung,sampai saat ini pihak Inspektorat belum menerima surat bukti laporan pengembaliannya. Bahkan menurut Dudung,pihaknya mencoba menghubungi yang bersangkutan langsung sekedar ingin memastikannya,tapi tidak nyambung.

“Nanti kami akan cek rekening korannya pada Kas Umum Daerah.” Jelas Dudung.

 

Sementara,ditempat terpisah,Ketua Umum LSM KPKB,Dede Mulyana,mengatakan bahwa pihaknya kembali sedang melakukan pendalaman yang lebih dalam lagi atas penanganan kasus ini. Karena,menurut Dede, sementara ini kasus tersebut seperti lenyap ditelan Bumi,tidak jelas juntrungannya.

 

“Kami sedang melakukan pendalaman yang lebih dalam lagi.karena rasa heran kami atas kasus Korupsi tersebut yang seolah-olah lenyap ditelan bumi.” Kata Dede.(12/11/2021).

 

Untuk diketahui,kasus dugaan korupsi dana Bansos untuk korban Bencana dan Kebakaran,yang diduga dilakukan oleh ET,pejabat pada Dinas sosial Kabupaten Lebak,dengan kerugian Negaranya mencapai 340 juta,sudah berjalan beberapa bulan,namun sampai saat ini,kasus tersebut seperti tidak ada tindak lanjut dan kejelasannya.(red)

Reporter: Sumantri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.