Seorang Pengunjung Wisata Coconut Island  Caringin Tewas Tenggelam di Kolam Pemandian

Pandeglang,hariantempo.com

Disinyalir,Seorang anak usia dibawah 10 th berisnisial A, Pengunjung Wisata Coconut Island yang berasal dari Ciledug Kota Tanggerang tewas saat melakukan aktivitas berenang di kolam pemandian dikawasan tersebut akibat dari kelalaian serta kurang nya pengawasan dari orang tua dan pengelola wisata,sehingga bocah tersebut tewas  pada hari Sabtu ,15/1/2022  dilokasi kejadian.

Hal ini dikatakan oleh salah satu Security yang beristirahat dilokasi Post Security,saat media menyambangi kawasan wisata Coconut island di Desa Caringin,Kecamatan Labuan,Kabupaten Pandeglang – Banten ,Sabtu ( 22/1/2022)

” Kejadian diperkirakan sekitar mau Sholat Dzuhur, kebetulan orang tua si anak tersebut sedang melaksanakan Sholat Dzuhur,serta posisi si korban saat kejadian berada di tempat kolam pemandian Dewasa” Ungkap Tarli selaku Security Wisata.

Sebelum nya,Awak media mempertanyakan perihal kejadian tersebut kepada Security melalui  pesan singkat,secara kooperarif ia membalas pesan yang disampaikan via WA kepada media.

” Betul memang ada kang,

Tapi umurnya 5 Th.

Dah selesai Kang secara kekeluargaan.Untuk berita dah sama Bang Kumis, pihak korban & Cic kejadian di selesaikan dengan kekeluargaan

Malam Sabtu tadi 7 nya

Begitu kang ” Beber nya melaui WA.

Lebih lanjut,awak media mempertanyakan persoalan ini kepada Humas Coconut Island, Namun amat di sayangkan pihak Humas Coconut Island  Vega Planeta bungkam seolah enggan membalas pesan yang disampaikan, juga telephone  yang tak mau di jawab.

Rasa penasaran,reporter mencoba untuk meninjau lokasi kejadian,lagi lagi pihak Management Coconut beserta Security menahan awak media dengan alasan prosedur yang harus diterapkan.

Terpisah,salah satu tokoh masyarakat setempat mengatakan bahwa kejadian ini kali ke2 nya pengunjung tewas saat berenang di kolam yang sama saat dulu awal pertama ber operasi pernah juga hal yang sama terjadi.

Lebih lanjut,ia menyampaikan persoalan ada nya wisata Coconut Island di lokasi Desa Caringin sebagian warga banyak yang menolak nya.

“Sebetulnya sejak awal mau berdirinya CCI saya menolak, karena menurut saya tidak akan ada dampak sosial maupun ekonomi terhadap warga sekitar. Karena awal berdirinya salah,Dengan memalsukan tanda tangan kehadiran dan tujuan awal berdirinya CCI tidak sesuai dgn komitmen awal , kalau bisa ngopi darat rasanya gak mungkin saya ceritakan melalui tlp atau WA”  Beber salah satu Tokoh Masyarakat .

Polisi Sektor Kecamatan Labuan,saat awak media mencoba mengkonfirmasi perihal kejadian ini,Kanit Reskrim  TB.Saepudin sedang tidak bisa di hubungi hingga berita ini di sampaikan.(red)

 

Reporter : Yona.s

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.