Usai di beritakan,Aparat desa Srimenanti ancam Kpm dan ajak berkelahi wartawan

 

Hariantempo.com Lampung utara- Usai di beritakan diduga ada permainan penerima bantuan yang di permainkan yakni PKH dan BPNT, aparatur desa srimenanti ancam wartawan dan keluarga penerima manfaat (KPM) dengan akan memberhentikan bantuan.(01/05/20)

Pemberitaan terbit tentu sesuai dengan fakta yang ada, bahkan hak jawab akan di berikan kepada narasumber yang bersangkutan.

Terkait pemberitaan bantuan PKH dan BPNT awak media hariantempo.com akan mengkonfirmasi pengurus program bantuan dari pemerintah itu.

Namun sebelum melakukan konfirmasi, aparatur desa srimenanti terlebih dahulu mengancam keluarga miskin ini dengan dalih bahwa wartawan berprilaku tidak baik akan di jauhi warga sekitar tempat tinggal.

Selain itu, ia mengatakan jika mengadu ke wartawan keluarga miskin ini akan di berhentikan bantuannya.

“Jangan aneh-aneh nanti bisa di berhentikan bantuannya lagi pula ngapain ngadu ke wartawan, pokoknya kaya gitu lah” ucap keluarga miskin ini, menirukan sang aparat desa bernama Jamhuri itu.

Ditirukannya kembali, Bahkan menurut Jamhuri (sang aparat desa) jika di desa ini ada wartawan yang lebih gagah.

“Dia bilang kaya gini, kalau di desa srimenanti itu ada juga wartawan yang lebih gagah” ungkapnya.

Laporan : Andi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.