Warga Pedagang Pasar Labuan Resah,Terkait Adanya Rumor Pembongkaran Lapak Pasar Labuan

Pandeglang,
( HarianTempo.com )

Sejumlah penghuni lapak pedagang kaki 5 Stasiun Pasar lama labuan merasa resah,pasal nya beredar informasi yang baru mereka dapatkan kamis sore,30/6/2022,sekira pukul 16.30 Wib, perihal ada nya pembongkaran tempat usaha mereka,yang mereka nilai informasi tersebut seolah sepihak tanpa ada nya Sosialisasi dan Musyawarah kepada mereka sebelum nya.
(Kamis,30/6/2022)

Hal tersebut disampaikan oleh salah satu pedagang,di bilangan depan Stasiun Kereta Api Labuan yang tak terpakai,saat ditemui oleh Jurnalis Harian Tempo.com disela ramai nya pelanggan yang sedang duduk di lokasi lapak jualan nya.

(A),sekira usia 45 tahun menyampaikan keluhan nya,diri nya merasa kaget dengan ada nya selebaran kertas yang diterima nya sore itu,yang berasal dari PT.Sinar Labuan Sejahtera (SLS) yang beralamat di Sawangan,Depok, Jawa Barat,perihal informasi pengosongan lahan/ tempat lapak usaha di wilayah sekitar pasar Stasiun Kereta Api yang tak terpakai.

” Kok sebelum nya kami semua tidak ada pemberitahuan dari pihak pengelola pasar,muspika,ataupun dari pihak aparat setempat.Tiba-tiba kami menerima surat pembongkaran,dan menyatakan harus ditanda tangani seolah kami semua menyetujui rencana tersebut” beber nya menceritakan pada awak media.

(EN),sekira 55 th juga menuturkan,masih warga yang sama selaku pemilik lapak di wilayah pasar lama labuan,merasa heran dan tak habis berfikir.Kenapa dalam surat edaran yang seharus nya mereka terima pada tanggal 6 juni 2022,malah lewat sampai tanggal 30 juni 2022 baru ia dapatkan.

” Ini seolah sepihak pak,kemana kami akan berjualan mencari nafkah menghidupi keluarga kami,dan kenapa sebelum nya kami tidak diadakan Sosialisasi dulu” jerit nya sambil terisak menahan tangis.

Dikonfirmasi pihak Muspika setempat,Ace Jarnuzi menyampaikan via whatts App bahwa soal ini akan ia pertanyakan dulu keabsahan informasi nya.

” Nanti sy tanyakan pada PT, kaitan surat diatas,Kalau sosialisasi menurut info dari PT SLS katanya,di lakukan dor tudor” jawab camat melalui pesan singkat.

“Kaitan pembongkaran pasar labuan,terutama bagi para pedagang kecil seharus nya dari pihak pengelola atau pun pengembang alangkah bijak nya diadakan musyawarah dulu.Karena mereka juga manusia,punya kehidupan yang harus di perjuangkan.Jangan asal main bongkar saja,dengarkan dulu Aspirasi mereka,apa keluhan mereka,kemana mereka ditempat kan kembali pasca pembongkaran.Semua itu harus ada Solusi nya,agar tidak terjadi gejolak nanti saat pembongkaran” urai salah satu tokoh masyrakat setempat.

Sementara,pihak PT.SLS,Erliyati selaku Direktur utama pengembang belum bisa di konfirmasi hingga berita ini di sampaikan.(red)

Reporter : yona.s

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.